Aku Memilih, Menambah Sayapku

Di akhir tahun 2017 lalu, ada seorang teman bertanya kepadaku "Tahun depan, lo mau ngapain? Masih di lingkaran dunia sosial?"
Diam sejenak, lalu berpikir untuk menjawab. "Hmm... Ngapain ya gue tahun depan..."
Ia bicara kembali, "Udah ngelebarin sayap lu aja yang udah ada. Balik ke di dunia sosial. Kan lo suka tuh yang sosial-sosial gitu". Lalu ku menjawab, "Kayanya gue mau nambah sayap yang udah gue punya". 

Kurang lebih itu adalah percakapan ku dengan seorang teman, yang membuat ku ada di titik ini. 

Sudah hampir setengah tahun ku melewati hari-hari di tahun ini. Yap, banyak perubahan yang ku lakukan karena ucapan ku waktu itu. Di tahun ini ku banyak mencoba hal-hal yang sebelumnya, belum pernah ku coba.

Melihat diriku di tahun-tahun sebelumnya.
Waktu SMP sampai SMA selalu ada di lingkaran dunia "kebendaharaan". Iya dari dulu aku selalu diamanahkan menjadi seorang bendahara, dari bendahara kelas sampai bendahara OSIS, bahkan aku juga pernah jadi bendahara Pensi SMA. Hahahaha, ntah karena ku yang memang suka hitung-hitungan atau bagaimana. Tapi ya sudah lah, ku menikmati hari-hariku menjadi seorang bendahara.

Pengalaman jadi bendahara paling ku ingat sih, saat diamanahkan menjadi bendahara Pensi SMA. Waktu itu di rekening aku ada uang sebesar 200 juta. Dan bagaimana caranya aku bisa mengatur keuangan tersebut. Seriously, baru kali ini ada uang sebanyak itu di ATM ku. Biasanya sih ada 200 ribu aja udah sukur, hahaha.

Berkat jadi bendahara di Pensi tersebut, alhamdulillah ku jadi punya pengalaman tentang dunia keuangan. 

Awal masuk kuliah aku juga pernah jadi bendahara ala ala hahaha. Maklum teman SMA ku beberapa teman kuliah saat ini juga, jadi di kompor-komporin deh sama mereka. Mungkin dunia "kebendaharaan" ku berhenti di titik itu. Berhenti pula ketika di masa perkuliahan, karena ku memilih dan dipilih sebagai anggota BEM bidang Sosial Masyarakat.

Ini titik dimana ku mencoba pengalaman baru di dunia sosial. Yang sebelumnya ku belum pernah berkecimpung di lingkaran ini. 
Ngapain aja yaa Hanges di dunia sosial? Tunggu di post-an selanjutnya!:D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rela Bolos Demi Kalian

Kesehatan Untuk Saudaraku di Papua

Menjadi Pengajar Insan Cerdas di Tengah Kesibukan Kuliah